HRD dan PERSONALIA
HRD
Secara umum bahwa HR memiliki 3 siklus yakni :
1.
HR
sebagai personalia, bercirikan murni administratif dan reaktif hanya
menjalankan pekerjaan rutinitas dan manual;
2. HR
sabagai HRD, bercirikan adanya development dan aktif sedangkan administratif
hanya sebagai support;
3.
HR
sebagai Human Capital, bercirikan HR sebagai strategic partner dan
administratif sudah di outsourcingkan atau dikomputerisasikan berbasis online;
HRD atau Human
Resources Development mengambil peranan penting sebagai wadah pengembangan
seluruh SDM disuatu perusahaan. Berbagai tugas pun dibebankan pada divisi yang
akhir-akhir ini disebut sebagai salah satu aset terpenting perusahaan. Sebelum
membahas lebih jauh, HRD dan Personalia secara tanggung jawab sangat berbeda,
yakni HRD membawahi personalia, HRD tidak hanya difokuskan pada administrasi
seperti absensi dan sebagai nya melainkan bagaimana pengembangan karyawan serta
mempertahankan karyawan disuatu
perusahaan. Sebaliknya, personalia hanya lebih difokuskan pada keberaturan
dari sisten administrasi suatu perusahaan.
Beberapa tugas
dan tanggung jawab dibidang HRD serta personalia dari pengalaman sebagai
praktisi HR (khususnya di perusahaan keluarga yang belum sistem secara jelas)
1.
Perumusan
dan Pembuatan Visi-Misi, Nilai-nilai, Budaya Organisasi
Sudah barang tentu suatu keberaturan berawal dari peraturan. Apa tujuan perusahaan kita, bagaimana mencapainya, dan
apa saja falsafah yang akan kita bawa ke dalam hidup kerja kita di perusahaan
ini. Hal ini sangat penting dirumuskan oleh pihak atasan, HRD dan karyawan agar
tercipta suatu kesetimbangan suara.
2.
Struktur
Organisasi dan Peraturan Perusahaan
Struktru
organisasi yang jelas pun sangat dibutuhkan di dalam suatu perusahaan. Selain
itu, lewat struktur ini, akan menimbulkan gairah kerja bagi karyawan terutama
dalam perencanaan jenjang karirnya ke depan. Di sini, HRD berfungsi untuk
mengontrol pelaksanaan birokrasi dan perundang-undangan tersebut dan juga
memilah mana aturan yang cocok diterapkan di perusahaan atau yang tidak. HRD
pun harus menjadi jembatan antara pihak perusahaan dan pekerja ketika menemui
konflik antara kedua kubuh tersebut.
3.
Job
Desc-Job Spes dan Performance Appraisal
HRD
yang bertanggung jawab membuat deskripsi pekerjaan dan apa saja spesifikasi
kerja yang akan dilakukan. Hal ini dapat dirumuskan lewat analisa kerja yang
dilakukan oleh pihak HRD ke berbagai divisi yang ada di perusahaan. Adapun
berbagai teknik dapat dilakukan seperti observasi dan interview secara
langsung. Dengan adanya kejelasan deskripsi dan spesifikasi kerja, karyawan
diharapkan mampu memaksimalkan kinerjanya. Untuk mengukur kinerjanya pun,
diperlukan suatu tolak ukur yang biasa disebut sebagai performance
appraisal. Penilaian kinerja ini didasarkan pada apa saja deskripsi
dan spesifikasi kerjanya, serta target yang harus dipenuhi. Biarpun suatu
divisi sama dengan perusahaan lain, bentuk dari penilaian kinerja masing-masing
perusahaan pasti berbeda.
4.
Rekrutmen
dan Seleksi
HRD
berperan vital untuk menentukan karyawan mana yang sangat berpotensi untuk
memajukan perusahaan tersebut. Saat ini, IP dan nilai akademik tetap menjadi
salah satu faktor penentu, tapi bukan satu-satunya jika akan merekrut karyawan.
Kemampuan, pengalaman, dan berbagai hal lain yang disebut softskillmemainkan
peran dominan bagi para calon karyawan untuk direkrut. Setelah sesuai dengan standar rekrutmen,
masuklah ke tahap seleksi. Di tahap seleksi ini ada berbagai metode yang
diterapkan HRD antara lain tes psikologi ataupun wawancara. Tahap ini adalah langkah yang amat sangat
penting karena inilah tahap awal perusahaan akan dibawa kemana sebenarnya
dipraktekkan, yakni tergantung SDM itu sendiri.
5.
Compensation
dan Benefit
Sistem
kompensasi identik dengan pekerjaan sebagai sales atau
penjualan. Ketika kita bisa menembus target, maka akan diberi keuntungan atau
kompensasi. Ternyata, sistem kompensasi dan benefit itu bermacam-macam dan
tidak sebatas dengan uang belaka. Contoh di atas, dapat menjadi salah satu
program CnB yang ditawarkan oleh perusahaan. Namun, berbagai hal lain seperti “apa
sih yang bisa kita dapatkan dengan bekerja di suatu perusahaan A, misalnya?” adalah
bentuk konkrit lainnya dari CnB ini. misalkan, kita
adalah fresh graduate yang ingin bekerja di bidang radio,
maka, salah satu keuntungan yang akan kita peroleh dengan bekerja di sana
adalah melatih skill interpersonal dan komunikasi kita.
Sistem CnB
tetap harus memperhatikan kondisi perusahaan terkait keuangan dan ketersediaan
sumber daya, mengingat compensation and benefit merupakan suatu
sistem yang seharusnya diterapkan adil ke semua karyawan. Prinsip adil disini
tidak serta merta “saya dapat 100, kamu juga dapat 100” tetapi tetap
disesuaikan dengan kinerja, dan apa yang diberikan karyawan ke perusahaan itu
sendiri.HRD atau yang sering dipanjangkan menjadi Human
Resources Department, bertanggung jawab terhadap pengelolaan sumber daya
manusia dalam sebuah organisasi. Kami percaya bahwa pengelolaan dari sumber
daya manusia yang ideal dalam organisasi memiliki 8 aspek/pilar;
Seleksi dan rekrutmen bertanggung jawab untuk menjawab kebutuhan pegawai melalui
penerimaan pegawai hingga penempatan para pegawai baru tersebut di
posisi-posisi yang tepat. Kami percaya, agar dapat menjalankan fungsinya dengan
baik (menempatkan orang yang tepat di posisi yang tepat), maka biasanya fungsi
ini sudah memiliki success profile sebagai acuan yang membantu menyeleksi
kandidat yang sesuai. Sedangkan untuk metode seleksi, biasanya sangat
bervariasi, mulai dari psikotest, interview, skill test, referensi maupun
assessment center.
Training dan development memiliki fungsi yang menjaga kualitas sumber daya manusia dalam
organisasi melalui berbagai aktivitas pelatihan, pendidikan dan pengembangan
sebagai upaya peningkatan kemampuan dan keterampilan kerja. Aktivitas ini dapat
dilakukan secara internal maupun eksternal. Menurut survey DDI mengenai
Leadership Forecast 2005|2006, beberapa metode pengembangan yang populer saat
ini adalah on-the-job training dan coaching disusul training.
Compensation and Benefit berfungsi untuk menyusun strategi hingga implementasi atas
seluruh kompensasi yang diterimakan kepada pegawai yang mengacu pada kondisi
pasar.
Penilaian kinerja merupakan upaya monitoring kesenjangan antara standard kinerja
yang diharapkan dengan aktual kinerja yang ditunjukkan. Pilar performance
management bertanggung jawab untuk merancang sistem hingga implementasi
penilaian kinerja para pegawai hingga laras dengan objective yang harus dicapai
oleh organisasi.
Career Planning bertanggung jawab atas pengelolaan, perencanaan dan jenjang
karir bagi seluruh anggota organisasi. Fungsi ini menjawab setiap pegawai
memiliki jalur karir menurut tugas, tanggung jawab, dan kompetensi yang ia
miliki. Mengacu kepada kondisi jangka panjang, karir setiap pegawai akan
ditentukan oleh kelompok kerja di mana masing-masing pegawai bekerja (vertical
path), namun dengan mempertimbangkan besarnya organisasi masing-masing,
penyeberangan karir dari setiap kelompok tidak dapat dihindarkan (cross
functhin career path) atau bahkan berpindah dari satu kelompok ke kelompok
lainnya (horizontal carreer path).
Employee Relation Management biasanya juga berfungsi sebagai internal PR bagi setiap
kebutuhan pegawai terhadap informasi, kebijakan dan peraturan perusahaan.
Fungsi ini juga penting untuk menggali input-input dari pegawai mengenai
berbagai aspek dalam organisasi.
Separation Management adalah fungsi yang mengelola seluruh tindakan pemutusan
hubungan kerja dalam organisasi bayak yang disebabkan karena normal separation
(pensiun, habisnya masa kontrak, atau meninggal), forced separation
(indisipliner, dll), atau early retirement (pensiun sebelum masanya).
Personnel Administration yang biasa dikenal dengan Personalia atau Kepegawaian adalah
fungsi yang mendukung terlaksananya fungsi HR yang lain. Secara umum fungsi ini
bertanggung jawab terhadap Employee Database, Payroll dan pembayaran benefit
lainnya, pinjaman karyawan, absensi, pencatatan cuti tahunan.
Melaksanakan
fungsi HRD sebagaimana yang terdapat dalam Garis-garis Besar Haluan Perusahaan
meliputi :
1.
Perencanaan,
Merencanakan tenaga kerja secara efektif serta efisien agar sesuai kebutuhan
perusahaan dalam membantu terwujudnya tujuan, yaitu dengan menetapkan program
kepegawaian sesuai fungsi-fungsi yang dimiliki HRD.
2.
Pengorganisasian,
Mengorganisir semua karyawan melalui penetapan pembagian kerja, hubungan kerja,
pendelegasian wewenang, integrasi dan koordinasi dalam bagan organisasi.
3.
Pengarahan,
Mengarahkan semua karyawan agar bersedia bekerja sama, bekerja efektif serta
efisien dalam membantu tercapainya tujuan perusahaan, karyawan dan masyarakat.
4.
Pengendalian
5.
Mengendalikan
semua karyawan agar mentaati peraturan-peraturan perusahaan serta bekerja
sesuai rencana yang telah ditetapkan perusahaan. Selanjutnya jika ditengah
perjalanan ternyata terdapat penyimpangan atau kesalahan maka harus diadakan
tindakan korektif atau perbaikan serta penyempurnaan rencana tersebut.
Kehadiran karyawan, kedisiplinan, perilaku, kerjasama, pelaksanaan pekerjaan
dan menjaga situasi lingkungan pekerjaan adalah hal-hal yang harus dikendalikan
perusahaan.
6.
Rekruitmen
Melaksanakan proses seleksi dan penarikan, penempatan untuk mendapatkan
karyawan yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan.
7.
Pengembangan Pengembangan
adalah proses peningkatan ketrampilan teknis, teoritis, konseptual dan moral
karyawan melaui pendidikan dan pelatihan (training) yang diberikan sesuai
kebutuhan pekerja masa kini maupun masa yang akan datang.
8.
Kompensasi Pemberian
balas jasa langsung dan tidak langsung, baik itu berupa uang atau barang kepada
karyawan sebagai imbal jasa yang diberikan kepada perusahaan dengan prinsip
adil dan layak, yaitu adil karena sesuai dengan prestasi kerjanya serta layak
karena dapat memenuhi kebutuhan primernya yang berpedoman pada
sekurang-kurangnya sama dengan batas upah minimum pemerintah.
9.
Pengintegrasian
Pengintegrasian adalah aktivitas untuk mempersatukan kepentingan perusahaan dan
kebutuhan karyawan, agar tercipta kerja sama yang serasi, sinergis dan saling
menguntungkan.
10. Pemeliharaan Aktivitas untuk menjaga atau meningkatkan
kondisi fisik, mental dan loyalitas karyawan, agar mereka tetap mau bekerja
sama sampai dengan pensiun tiba dengan program kesejahteraan karyawan.
11. Kedisiplinan Untuk mencapai tujuan maksimal,
kedisiplinan merupakan fungsi HRD yang terpenting, karena tanpa kedisiplinan
yang baik akan sulit terwujud tujuan yang maksimal. Kedisiplinan adalah
keinginan dan kesadaran untuk mentaati peraturan-peraturan perusahaan yang
berlaku.
12. Pemberhentian Pemutusan hubungan kerja ini dapat
terjadi oleh berbagai sebab, seperti keinginan karyuawan, keinginan perusahaan,
kontrak kerja berakhir, pensiun dan sebagainya.
PERSONALIA
Manajemen personalia adalah sub
bidang dari manajemen umum yang menspesialisasi kan pada sumber daya
manusia/perilaku manusia berhubungan dengan kegiatan persh. Merupakan fungsi
bagian dari manajemen yang berkaitan dengan manusia khususnya bagaimana
menjalin kerjasama dalam mengembangkan dan menumbuhkan kebijaksana
an dalam mempengaruhi orang-orang dalam organisasi maupun membantu para
pimpinan untuk mengelola sumberdaya manusia yang dimiliki
perusahaan.
Manajemen
personalia sekarang diganti dengan istilah manajemen sumberdaya manusia
(SDM). Jadi dalam manajemen SDM, kegiatan-kegiatannya merupakan
penjabaran dari kegiatan fungsi manajemen personalia seperti penarikan
tenaga kerja, pengembangan tenaga kerja, pelatihan dan trainning
pegawai dan sebagainya. Manajemen personalia menurut Flippo adalah perencanaan,
pengorganisasian, pengarahan dan pengawasan dari
pengadaan, pengembangan, pemberian balas jasa, pengintegrasian, pemeliharaan
dan pemutusan hubungan kerja karyawan untuk mencapai tujuan karyawan,
perusahaan, organisasi atau masyarakat.Dapat disimpulkan bahwa manajemen
personalia terbagi menjadi tiga aspek utama yaitu:
1. Fungsi manajerial dari
manajemen personalia atau pelaksanaan fungsi manajemen umum terhadap SDM :
a. Perencanaan.
b. Pengorganisasian.
c. Pengarahan.
d. Pengawasan.
2.
Fungsi operasional dari manajemen personalia terdiri dari:
a. Fungsi pengadaan.
b. Fungsi pengembangan.
c. Fungsi kompensasi.
d. Fungsi integrasi.
e. Fungsi pemeliharaan.
3. Peranan
manajemen personalia adalah mengintegrasikan tujuan perseorangan,
perusahaan
maupun masyarakat.

Gambar 1.
Fungsi manajerial dan operasional dalam mencapai tujuan perusahaan secara
terpadu dari berbagai kepentingan.
1.
Fungsi Manajerial Manajemen Personalia
Fungsi manajerial selalu ada
dalam tiap manajer atau pimpinan baik manajer secara umum, manajer divisi,
kepala bagian, penyelia atau pimpinan kelompok khusus ( spesialisasi ). Oleh
karena itu manajer personalia adalah manajer yang mau tidak mau juga harus
menjalankan fungsi-fungsi manajerial yaitu perencanaan, pengorganisasian,
pengarahan dan pengawasan.
Perencanaan dari
manajer personalia ditetapkan dengan jalan Menentukan program untuk
membantu proses pencapaian tujuan dengan melibatkan partisipasi secara aktif
dari manajer personalia dalam bidang SDM.
Pengorganisasian merupakan
fungsi kelanjutan kegiatan yang harus dilaksanakan setelah manajer personalia
menetapkan program yang disusun. Fungsi ini menyangkut pemilihan tenaga kerja
yang telah diseleksi untuk ditempatkan sesuai dengan pekerjaan maupun tingkat
keahliannya. Dengan adanya manajer personalia, di anggap lebih ahli dalam
masalah sumberdaya manusia mengakibatkan dia sering dimintai saran oleh manajer
bagian lain jika ada masalah dengan karyawannya.
Pengarahan merupakan
fungsi manajer personalia dalam mengarahkan karyawan untuk bekerja secara
sukarela dengan efektif dan efisien demi keberhasilan perusahaan yang sudah
dimasukkan ke dalam perencanaannya.
Pengawasan merupakan
fungsi manajerial dari manajer personalia untuk melakukan koreksi
dan perbaikan kalau terjadi penyimpangan dalam melaksanakan program yang
ditetapkan melalui analisa jabatan, spesifikasi jabatan atau deskripsi
jabatannya.
2.
Fungsi Operasional Manajemen Personalia
2.a.
Pengadaan Karyawan (Procurement).
Pengadaan karyawan
berhubungan erat dengan kegiatan penarikan tenaga kerja, seleksi dan penempatan
tenaga kerja sesuai keahliannya. Penarikan tenaga kerja di sini tidak hanya
mencari jumlah tenaga kerja saja tetapi juga, memperoleh tenaga kerja yang
tepat untuk tiap jenis pekerjaan yang ada di perusahaan.
Untuk memperoleh tenaga kerja harus dilihat dulu dari
mana akan dipakai, karena pada dasarnya sumber tenaga kerja dapat dibagi 2 :
1. Sumber ekstemal :
penarikan tenaga kerja dari luar perusahaan dalam mengisi
jabatan. -
Lembaga pendidikan. - Depnaker. - Pasar tenaga kerja.
2. Sumber internal adalah
penarikan tenaga kerja dari dalam perusahaan. Biasanya lewat promosi jabatan,
dari karyawan yang memang mempunyai keahlian dalam bidang tertentu yang
dibutuhkan perusahaan.
Untuk menentukan jumlah tenaga kerja
yang diperlukan perusahaan dapat menggunakan analisa beban kerja dan analisis
tenaga kerja hingga dapat menentukan jumlah tenaga kerja
yang dibutuhkan. Dari analisis beban kerja, dan akan diketahui berapa
sebenarnya jumlah jam kerja orang yang digunakan untuk menyelesaikan pekerjaan
tertentu dalam waktu tertentu. Dengan tahu jumlah jam kerja tiap karyawan maka
dapat ditentukan jumlah tenaga kerja untuk menjaga kontinuitas jalannya
operasi kegiatan perusahaan secara normal.
Agar kualitas karyawan yang akan
ditempatkan benar sesuai, seharusnyalah mengetahui informasi yang berhubungan
dengan jabatan atau pekerjaaan yang kosong tersebut, karena pasti dibutuhkan
persyaratan-persyaratan tertentu pula.
Kegiatan
penentuan kualitas yang diperlukan suatu jabatan ada 3 macam yaitu:
1.
Job
Analysis.
Merupakan kegiatan untuk meneliti dan mengumpulkan
informasi mengenai jenis kegiatan yang akan dilakukan, tempat, lingkungan yang
diperlukan dan alasan pekerjaan tersebut dilakukan dan bagaimana melaksanakan
pekerjaan tersebut. Penelitian ini akan menghasilkan spesifikasi
jabatan dan deskripsi jabatan.
2.
Job
Specification. (spesifikasi jabatan).
Spesifikasi jabatan adalah uraian mengenai batas
persyaratan minimum pegawai yang dapat menduduki jabatan tertentu agar bekerja
efektif dan efisien.
3. Job Description. (deskripsi jabatan)
Adalah uraian mengenai hak dan kewajiban seseorang
pada jabatan tertentu.
Setelah itu maka perusahaan akan melakukan proses
penarikan tenaga kerja, menurut Edwin B Flippo dalam buku "Principles of
Personal Management," ada 7 unsur kegiatan harus dilakukan dalam penarikan
dan pemilihan tenaga kerja yaitu:
1. Wawancara pendahuluan ( Initial or preliminary
interview ).
2. Pengisian blangko ( Aplication blank or blanks ).
3. Pemeriksaan referensi ( Check of references ).
4. Test psikologi ( Psychological Test ).
5. Wawancara ( Employment interview ).
6. Persetujuan supervisor ( Approval by the supervisor
).
7. Pemeriksaan kesehatan fisik ( Physical Examination
).
Yang perlu dilakukan perusahaan
setelah tenaga kerja lulus dan diterima sebagai karyawan baru maka perusahaan
harus memperkenalkan lingkungan perusahaan :
1. Sejarah perusahaan.
2. Produk yang dihasilkan.
3. Kondisi kerja.
4. Upah atau gaji.
5. Program kesehatan dan pelayanan.
6. Teman pekerjaan.
7. Alat-alat yang digunakan.
8. Tujuan pelaksanaan kegiatan.
2.b. Pengembangan Tenaga Kerja.
Bertujuan
meningkatkan keahlian dan ketrampilan melalui pendidikan dan latihan. Hal ini
karena karyawan baru yang diterima perusahaan jarang yang siap pakai, sehingga perlu latihan/trainning
agar sesuai dengan jabatan yang mereka terima. Latihan dan trainning juga
berhubungan erat dengan 3 kegiatan dalarn penarikan tenaga kerja yaitu analisa
jabatan, spesifikasi jabatan dan deskripsi jabatan.
Dengan tahu tugas, wewenang dan persyaratan keahlian minimal yang harus dimiliki
karyawan disuatu jabatan, perusahaan menentukan latihan&trainning yg
sesuai.
Adapun latihan dan trainning dibedakan menjadi 2
macam:
1. Metoda latihan untuk karyawan yang non manajerial,
ada beberapa macam yaitu:
a. Metoda dalam pekerjaan ( On The Job Method ) yaitu:
- On The Job.
- Apprentice Ship.
b. Metoda di luar pekerjaan ( Off The ob Method )
- Vestibule Shcool.
- Kursus.
2. Metoda latihan untuk karyawan manajerial juga
dibagi 2:
a. On The Job Method (Coaching, magang, tour of duty,
penugasan di panitia,dll).
b. Off The Job Method.(Simulasi, pertemuan khusus,
latihan kepekaan, dll).
Adapun manfaat yang diperoleh perusahaan dalam
mengembangkan karyawan :
- Dapat meningkatkan tingkat produktivitas tenaga
kerja lebih besar lagi.
- Dapat menciptakan suasana kerja yang bersemangat dan
harmonis.
- Meningkatkan stabilitas/fleksibelitas tenaga kerja
dng hadirnya pekerja
lain.
2.c. Kompensasi ( balas jasa )
Adalah imbalan jasa yang diberikan kepada
karyawan baik yang bersifat finansial maupun non finansial secara adil dan
layak sesuai dengan sumbangan karyawan terhadap pencapaian tujuan perusahaan.
Dapat kita simpulkan kalau sistem balas jasa
didasarkan dari segi finansialnya maka bisa berupa gaji atau upah. Gaji dan
upah harus dibedakan karena gaji merupakan balas jasa yang diterima karyawan
dalam jumlah yang relatif tetap baik berdasarkan mingguan, bulanan atau tahunan
atas sumbangan jasa para profesional atau manajer atau karyawan administrasi.
Sedangkan upah itu merupakan balas jasa dari perusahaan yang diterima oleh
karyawan operasional atau buruh atas sumbangan jasa mereka yang dihitung
berdasarkan tarif upah per jam atau per harian.
Faktor yang mempengaruhi tingkat upah, diantaranya:
1. Pasar tenaga kerja.
2. Peraturan pemerintah.
3. Adanya serikat butuh.
4. Kemampuan membayar perusahaan.
5. Situasi keuangan dan laba perusahaan.
6. Dan sebagainya.
Penentuan tingkat upah juga dipengaruhi
juga sistem yang dipakai dalam memberikan upah kepada karyawan. Yang menurut
Mair ada 4 sistem yaitu:
1. Sistem upah menurut prestasi kerja.
Prestasi kerja di sini dinyatakan dengan berapa yang
dihasilkan/upah perpotong. Dengan sistem upah semacam ini perusahaan dapat
sekaligus mengukur prestasi karyawan karena semakin besar upah karyawan berarti
semakin tinggi prcstasi kerjanya. Sistem ini dapat mendorong semangat kerja
karyawan yang kurang produktif dan cekatan, tetapi kurang mengutungkan bagi
berusia lanjut dan sudah tidak cekatan lagi.
2. Sistim upah menurut lama kerja
Disebut sebagai upah waktu karena besarnya ditentukan
oleh lamanya karyawan melaksanakan atau menyelesaikan suatu pekerjaan. Sistim
ini dipakai jika jenis pekerjaannya sulit dinilai dalam unit atau potong.
3. Sistim upah menurut senioritas/lama dinas.
Didasarkan pada berapa lama masa kerja atau senioritas
dalarn suatu organisasi perusahaan. Semakin lama karyawan bekerja diperusahaan
maka semakin tinggi upahnya. Sistim ini untuk menarik loyalitas karyawan pada
perusahaan agar tidak keluar dan akan berhasil dengan lebih baik lagi kalau
dikombinasikan dengan sistim pcngupahan menurut prestasi kerja.
4. Sistim upah menurut kebutuhan.
Sistim ini didasarkan atas berapa besar kebutuhan
karyawan dalam suatu organisasi perusahaan. Sistim ini sangat jarang
dipakai(tidak umum digunakan).
Dari ke empat sistim yang ada tersebut biasanya
dilakukan kombinasi system, antara sistim 1dan 3 (sering digunakan dalam
perusahaan-perusahaan).
2.d. Integrasi Tenaga Kerja.
Integrasi disini adalah penyesuaian antara
perbeaan kepentingan perusahaan dengan karyawan scbagai individu agar bekerja
sama secara harmonis.
Pengintegrasian karyawan ini disamping mcnyangkut
keselarasan antar berbagai kepentingan juga harus memperhatikan dan
mcmpcrtimbangkan kcluhan karyawan, sikap buruh, pemahaman perasaan mengcnai
keikut scrtaan mereka dalam pengambilan keputusan. Jadi permasalahan diatas
secara keseluruhan masuk dalam bidang Labour Relation dan Colective Bargaining.
Labour Relation dan Colective Bargaining berkaitan dengan masalah perundingan
pcrjanjian kerja bersarna, penafsirannya, pelaksanaannya dan penyelesaian
keluhan-keluhan dari karyawan.
2.e. Pemeliharaan Karyawan.
Perneliharaan karyawan berkaitan erat
dengan usaha-usaha untuk mempertahanl:an kontinuitas dari kondisi kcrja yang
sudah efektif tersebut melalui kelima fungsi operasional dari manajemen
personalia.
Dua hal yang harus dipertahankan yaitu
sikap positif karyawan terhadap tugas-tugas dan pokoknya melalaui proses
komunikasi yang baik dalam organisasi dan mempertahankan kondisi fisik karyawan
melalui program kesehatan dan keamanan.
WAWANCARA
Wawancara kerja merupakan salah satu
tahap dalam proses rekruitmen / penerimaan karyawan. Walaupun terkesan simple
dan mudah, namun tidak jarang banyak terdapat pelamar yang gagal dalam proses
wawancara kerja ini. Pertanyaan yang biasa diajukan pada saat wawancara kerja
memang sangat beragam, bahkan beberapa diantaranya merupakan pertanyaan
'jebakan' yang bertujuan untuk mengorek lebih jauh tentang siapa diri pelamar
sebenarnya. Oleh karena itu, penting bagi para pencari kerja untuk mengetahui
contoh pertanyaan wawancara kerja untuk meminimalisir kesalahan jawab pada saat
wawancara kerja.
Berikut
ini adalah beberapa contoh pertanyaan wawancara kerja:
1.
Ungkapkan siapa diri anda dalam 3 kata
Ø jangan pernah berbohong untuk menjawab pertanyaan ini.
Karena jawaban akan digunakan sebagai dasar untuk mencounter jawaban kita pada
pertanyaan yang lain
2.
Mengapa melamar di perusahaan ini? atau apa yang anda ketahui tentang
perusahaan ini?
Ø ada baiknya kita mempelajari serta mengetahui sedikit
info mengenai perusahaan yang kita lamar. Namun, jangan sekali - kali sok tahu
kalau memang kita tidak tahu apapun tentang perusahaan yang kita lamar.
3.
Mengapa keluar dari tempat kerja sebelumnya?
Ø walaupun di tempat kerja sebelumnya kita bermasalah
dengan bos yang galak atau teman kerja yang suka 'menyikut', namun jangan
sekali kali kita mengungkapkan hal tersebut pada saat wawancara kerja
4. Berapa
gaji yanga anda inginkan?
Ø beberapa perusahaan memberikan pertanyaan ini sebagai
pertanyaan retorika (pertanyaan yang tidak perlu dijawab karena mereka sudah
punya standar gaji), namun jangan pernah kita menjawab dengan: terserah
perusahaan mau menggaji saya berapa. Karena selain terlihat sangat desperate
juga membuat kita menjadi tidak memiliki bargaining power di depan pewawancara.
Oleh karena itu, sebaiknya kita memiliki hitungan sendiri tentang berapa gaji
yang kita inginkan berdasarkan: jumlah kebutuhan bulanan termasuk jumlah
tabungan dan juga berapa kemampuan kita akan dihargai.
5. Apa
yang akan anda lakukan bila anda diterima kerja disini?
Ø jawaban atas pertanyaan ini akan sangat tergantung
dengan posisi yang kita lamar.
6. Apa
yang anda lakukan di waktu luang?
Ø rahasia dari jawaban pertanyaan ini adalah: jangan
pernah mengatakan melakukan aktivitas internet di depan
komputer/laptop/handphone
7. Apakah
anda bersedia bekerja lembur?
Ø ini merupakan pertanyaan yang menjebak sebenarnya.
Karena pasti tidak ada karyawan yang senang bekerja lembur. begitu juga dengan
perusahaan, tidak ada perusahaan juga yang dengan rela membiarkan karyawannya
bekerja lembur terus menerus karena lembur merupakan salah satu indikasi adanya
ketidak efisienan kerja para karyawan. Oleh karena itu, kita harus bisa
menjawab secara diplomatis seperti ini: "kalau memang pekerjaan belum
selesai saat jam pulang padahal saya sudah berusaha maksimal, maka saya tidak keberatan
untuk bekerja lembur. Namun saya lebih senang bila pekerjaan saya bisa selesai
tepat waktu".
Contoh
Lain
Pertanyaan 1: Mengapa perusahaan kami harus
menerima Anda?
Arti pertanyaan ini:
1.
Memberi kesempatan bagi Anda dalam meyakinkan
mereka, bahwa Anda adalah orang yang tepat untuk dipekerjakan dan menjadi
bagian dalam perusahaan.
2.
Mereka ingin Anda mempromosikan diri, dan
menyebutkan yang membuat Anda spesial dan berbeda dibandingkan pelamar yang
lain.
Lakukan
ini: Sebelum wawancara, berlatihlah mempromosikan diri Anda di depan cermin.
Dengan berlatih terlebih dahulu, Anda bisa menilai apakah “promosi” Anda
menarik atau tidak.
Pertanyaan 2: Ada yang ingin Anda tanyakan
kepada kami?
Arti pertanyaan ini:
1.
Apakah Anda mempersiapkan diri untuk wawancara
dengan mencari informasi mengenai perusahaan terlebih dulu?
2.
Apakah Anda serius tertarik dengan posisi yang
Anda lamar atau hanya sekedar coba-coba saja?
Lakukan
ini: Kumpulkan pertanyaan seputar perusahaan yang ingin Anda masuki, tidak
perlu banyak, satu atau dua cukup untuk membuktikan Anda mempunyai minat yang
besar terhadap perusahaan tersebut.
Pertanyaan 3: Mengapa Anda tertarik untuk
bekerja atau bergabung di dalam perusahaan ini?
Arti pertanyaan ini:
1.
Untuk mencari tahu apa motivasi Anda dalam
bekerja, karena sebagian orang mencari peruntungan dan kesempatan dalam
mendapatkan posisi pekerjaan yang sebenarnya mungkin tidak cocok dengan
motivasi mereka.
2.
Apakah Anda akan menjadi karyawan yang
berdedikasi?
3.
Apakah passion Anda sesuai dengan visi dan misi
perusahaan?
Lakukan
ini: Jawab pertanyaan ini dengan antusias dan tunjukkan ketertarikan Anda.
Dengan menjawab seadanya, mereka akan menganggap Anda sekedar iseng atau tidak
benar-benar menginginkan posisi yang Anda lamar.
Pertanyaan 4: Apakah Anda bersedia mengkuti
pelatihan dan mendapatkan sertifikat?
Arti pertanyaan ini:
Arti pertanyaan ini:
1.
Apakah Anda fleksibel (mudah dibentuk) untuk
memenuhi tujuan perusahaan?
2.
Apakah Anda cakap bekerja dalam tim?
3.
Apakah Anda akan berusaha semaksimal mungkin
ketika dihadapkan pada pekerjaan yang sulit?
4.
Bagaimana sikap Anda ketika diberi pekerjaan
ekstra? Bersedia atau tidak?
Lakukan
ini: Jawab pertanyaan ini dengan menyiratkan bahwa Anda adalah orang yang mampu
bekerja dalam tim, mau belajar, mengerti pentingnya pendidikan dan kemajuan
intelektual.
Pertanyaan 5: Coba beritahu kami, di mana Anda
atau apa yang Anda lihat dalam lima tahun ke depan?
Arti pertanyaan ini:
1.
Untuk mengetahui apakah Anda orang yang stabil,
dapat diandalkan, dan mempunyai komitmen pada pekerjaan Anda.
2.
Apakah Anda mempunyai rencana untuk fokus dalam
pekerjaan ini atau hanya berlangsung sementara sampai Anda mendapatkan
pekerjaan yang lebih baik?
3.
Apakah Anda seseorang yang berorientasi pada
tujuan?
Lakukan
ini: Jika Anda memberikan jawaban yang menyiratkan bahwa Anda hanya akan berada
di perusahaan ini untuk satu atau dua tahun saja, maka sebagian besar
perusahaan tidak akan menerima Anda. Ingat, selama wawancara tujuan Anda dalam
bekerja hanya satu, yaitu menjadi karyawan yang loyal dan berkomitmen untuk
perusahaan.
Pertanyaan 6: Apa sajakah hobi Anda?
Arti pertanyaan ini:
1.
Apa saja yang Anda lakukan selain bekerja, yang
bisa membawa pengaruh positif dalam lingkungan pekerjaan Anda?
2.
Seberapa baikkah Anda dalam bersosialisasi?
3.
Apakah Anda tipe orang yang berorientasi pada
kerja sama?
Lakukan
ini: Tekankan hobi atau kegiatan yang mungkin berhubungan dengan dunia
pekerjaan atau perusahaan. Anda juga bisa menambahkan jawaban pertanyaan ini
dengan menceritakan tentang passion Anda.
Pertanyaan 7: Coba ceritakan tentang diri
Anda?
Arti pertanyaan ini:
1.
Bagaimana Anda mempersiapkan diri untuk
wawancara?
2.
Apa yang membuat Anda spesial?
3.
Mengapa mereka harus menerima Anda sebagai
karyawan?
Lakukan
ini: Lagi-lagi, sebelum wawancara Anda harus mempersiapkan diri dengan berlatih
menjawab pertanyaan ini. Inti dari jawaban haruslah menyebutkan mengenai
pencapaian yang ingin Anda peroleh, pengalaman yang sudah Anda alami, dan apa
motivasi Anda dalam menuju sukses.
Pertanyaan 8: Apa sajakah kelebihan dan
kelemahan Anda?
Ketika
pewawancara bertanya mengenai kelebihan Anda, ia sedang mencari tahu apakah
Anda dapat menjadi aset bagi perusahaan mereka? Dan bagaimana Anda menilai
bakat professional dan kemampuan Anda sendiri. Sedangkan bila pewawancara
bertanya mengenai kelemahan Anda, ia sedang mencari tahu apakah Anda akan
berkata jujur tentang diri Anda kepada mereka? Dan seberapa realitiskah Anda
terhadap diri Anda sendiri.
Lakukan
ini: Rendah hatilah saat mengungkapkan kelebihan Anda, jangan bersikap arogan.
Sebutkan contoh pekerjaan atau kegiatan yang mewakili kekurangan Anda. namun
jangan habiskan terlalu banyak waktu dalam menyebutkan kekurangan, lebih
baik singkat dan padat.

Sipp
BalasHapusThanks infonya
BalasHapusMantaaap infonya
BalasHapusthx, info yg bagus dan bermanfaat.... untuk download draf dokumen ketenagakerjaan (draf peraturan perusahaan, perjanjian kerja PKWT & PKWTT, surat keputusan PHK, surat keputusan pengangkatan karyawan, dll) dalam format word (.doc), silahkan kunjungi:
BalasHapushttp://www.legalakses.com/draf-dokumen-ketenagakerjaan/
Halo, nama saya Mia Aris.S. Saya ingin menggunakan media ini untuk mengingatkan semua pencari pinjaman sangat berhati-hati karena ada penipuan di mana-mana. Beberapa bulan yang lalu saya tegang finansial, dan putus asa, saya telah scammed oleh beberapa pemberi pinjaman online. Saya hampir kehilangan harapan sampai seorang teman saya merujuk saya ke pemberi pinjaman sangat handal disebut Ibu Cynthia yang meminjamkan pinjaman tanpa jaminan dari Rp800.000.000 (800 JUTA ) dalam waktu kurang dari 24 jam tanpa tekanan atau stres dengan tingkat bunga hanya 2%. Saya sangat terkejut ketika saya memeriksa saldo rekening bank saya dan menemukan bahwa jumlah i diterapkan untuk dikirim langsung ke rekening saya tanpa penundaan. Karena aku berjanji padanya bahwa aku akan berbagi kabar baik sehingga orang bisa mendapatkan pinjaman mudah tanpa stres. Jadi, jika Anda membutuhkan pinjaman dalam bentuk apapun, silahkan hubungi dia melalui emailnya: cynthiajohnsonloancompany@gmail.com
BalasHapusAnda juga dapat menghubungi saya di email saya ladymia383@gmail.com.
Sekarang, semua yang saya lakukan adalah mencoba untuk bertemu dengan pembayaran pinjaman saya bahwa saya kirim langsung ke rekening bulanan.
banyak juga ya tugasnya hrd.. kayanya repot tuh ngatasinnya wkwk apalagi klo di kerjain manual. kalo make software hris sih enak bisa jadi lebih efektif dan efisien
BalasHapusSaya Widaya Tarmuji, saya menggunakan waktu ini untuk memperingatkan semua rekan saya INDONESIANS. yang telah terjadi di sekitar mencari pinjaman, Anda hanya harus berhati-hati. satu-satunya tempat dan perusahaan yang dapat menawarkan pinjaman Anda adalah TRACY MORGAN LOAN FIRM. Saya mendapat pinjaman saya dari mereka. Mereka adalah satu-satunya pemberi pinjaman yang sah di internet. Lainnya semua pembohong, saya menghabiskan hampir 32 juta di tangan pemberi pinjaman palsu.
BalasHapusTapi Tracy Morgan memberi saya mimpi saya kembali. Ini adalah alamat email yang sebenarnya mereka: tracymorganloanfirm@gmail.com. Email pribadi saya sendiri: widayatarmuji@gmail.com. Anda dapat berbicara dengan saya kapan saja Anda inginkan. Terima kasih semua untuk mendengarkan permintaan untuk saran saya. hati-hati
Jika Anda mencari pinjaman dari setiap jumlah dengan tingkat bunga yang sangat rendah untuk setiap masalah finacial, keadaan darurat medis atau untuk memulai sebuah bisnis untuk empowerment.you dapat menghubungi magaretumar perusahaan pinjaman melalui margaretumar.loanfirm@yahoomail.com .they dapat dipercaya dan cepat dengan transaksi uang berbicara dari informasi pribadi experience.for lebih atau bertanya menghubungi Anda juga dapat menghubungi saya melalui email saya mariahwoga@gmail.com.Do tidak mengizinkan pemberi pinjaman kredit untuk menipu Anda dengan pinjaman tingkat bunga yang tinggi.
BalasHapusJika Anda mencari pinjaman dari setiap jumlah dengan tingkat bunga yang sangat rendah untuk setiap masalah finacial, keadaan darurat medis atau untuk memulai sebuah bisnis untuk empowerment.you dapat menghubungi magaretumar perusahaan pinjaman melalui margaretumar.loanfirm@yahoomail.com .they dapat dipercaya dan cepat dengan transaksi uang berbicara dari informasi pribadi experience.for lebih atau bertanya menghubungi Anda juga dapat menghubungi saya melalui email saya mariahwoga@gmail.com.Do tidak mengizinkan pemberi pinjaman kredit untuk menipu Anda dengan pinjaman tingkat bunga yang tinggi.
BalasHapusAku Widya Okta, saya ingin bersaksi pekerjaan yang baik dari Allah dalam hidup saya kepada orang-orang saya yang mencari untuk pinjaman di Asia dan bagian lain dari kata, karena ekonomi yang buruk di beberapa negara. Apakah mereka orang yang mencari pinjaman di antara kamu? Maka Anda harus sangat berhati-hati karena banyak perusahaan pinjaman penipuan di sini di internet, tetapi mereka masih asli sekali di perusahaan pinjaman palsu. Saya telah menjadi korban dari suatu 6-kredit pemberi pinjaman penipuan, saya kehilangan begitu banyak uang karena saya mencari pinjaman dari perusahaan mereka. Aku hampir mati dalam proses karena saya ditangkap oleh orang-orang dari utang saya sendiri, sebelum aku rilis dari penjara dan teman yang saya saya menjelaskan situasi saya kemudian memperkenalkan saya ke perusahaan pinjaman dapat diandalkan yang SANDRAOVIALOANFIRM. Saya mendapat pinjaman saya Rp900,000,000 dari SANDRAOVIALOANFIRM sangat mudah dalam 24 jam yang saya diterapkan, Jadi saya memutuskan untuk berbagi pekerjaan yang baik dari Allah melalui SANDRAOVIALOANFIRM dalam kehidupan keluarga saya. Saya meminta nasihat Anda jika Anda membutuhkan pinjaman Anda lebih baik kontak SANDRAOVIALOANFIRM. menghubungi mereka melalui email:. (Sandraovialoanfirm@gmail.com)
BalasHapusAnda juga dapat menghubungi saya melalui email saya di (widyaokta750@gmail.com) jika Anda merasa sulit atau ingin prosedur untuk memperoleh pinjaman.
Gambling on the Internet Is Illegal in California - KTM
BalasHapusIt is 제주 출장샵 illegal in California when you are gambling 제주도 출장샵 online, and 충청남도 출장안마 you can still play on casinos and games online. You can 안성 출장안마 also enjoy slots 안동 출장안마 and